DEMOKRASI LITERASI

Tuesday, February 5, 2019

Judul: Demokrasi Literasi
Penulis: Rizal Nanda M
Penerbit: Belibis Pustaka
Cetakan: Pertama, Februari 2019
Tebal: x + 321 hlm
ISBN: 978-602-5653-36-0
Harga: 55.000



Diakui atau tidak bahwa minat membaca literasi masyarakat me-mang sangat memprihatikan. Beberapa kalangan bahkan suka mencomot sesuatu secara instan tanpa melakukan sebuah kajian pembanding secara bijak. Hasilnya tentu kerap tersebarnya berita hoak yang cenderung merusak tatanan sosial, menjadi sebuah keniscayaan umpan balik yang tidak bisa dielakkan. Belum lagi realita masyarakat sekitar kita yang kerap memaknai sesuatu dalam satu paradigma.
Salah satu contohnya adalah anggapan “Islam Radikal” yang be-berapa kali di menyasar beberapa ormas dan kelompok Islam. Padahal istilah radikal sediri terbilang global, dan pastinya membutuhkan penafsiran indikator penjelas. Adapula fenomena Partai Komunis Indonesia (PKI) dengan G30S-nya yang tiada hentinya dikritiki di era keterbukaan literasi. Walaupun sudah lama mati namun PKI dianggap sebagai hantu yang menakut-nakuti dengan pembacaan kelam track record dimasa lampau. Sebab itulah pembacaan literatur secara bijak dan arif menjadi keniscayaan yang tak bisa ditepis dari era demokrasi yang dikuatkan dengan era “kam-pung besar digital”.

Terkait buku berjudul “Demokrasi Literasi” ini, sebenarnya meru-pakan kumpulan dari beberapa tulisan dan artikel lepas yang penulis buat seputar berbagai objek tentang fenomena yang terjadi di realitas sosial. Di-mana kebanyakan puluhan tulisan tersebut sebelumnya memang telah tercecer di berbagai media virtual. Sehingga untuk membantu berkontribusi dalam pengembangan literasi wacana. Maka disinilah penulis mempunyai gagasan untuk mengumpulkan beberapa tulisan tersebut dalam sebuah satu kesatuan. Tentu tujuan utama adalah agar tulisan-tulisan tersebut dapat memberi tambahan referensi pengalaman bagi literasi era milenial yang se-makin bebas tanpa batasan sebagaimana maksud dalam istilah “Demokrasi Literasi”.



Emoticon