INSPIRASI MODERASI

Saturday, February 16, 2019

Judul: Inspirasi Moderasi
Penulis: Dr. Najih Ibrahim
Penerjemah: Mush'ab Muqoddas Eka Purnomo, Lc
Penerbit: Belibis Pustaka
Cetakan: Februari, 2019
Tebal: x + 150 hlm
ISBN: 978-602-5653-31-5
Harga: 57.500,-



SAMBUTAN

Komjen. Pol. Purn. Dr. Nurfaizi Suwandi, MM
Dubes RI LBBP untuk Mesir 2012-2016
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin Jakarta

Awal tahun 2014, Masjid Indonesia Cairo Mesir mengadakan pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengundang Matan Ketua Dewan Syuro Al Jama’ah Al Islamiyah Mesir dr. Najih Ibrahim, yang telah melakukan kunjungan ke Indonesia memenuhi undangan dari Kementerian Agama RI, sebagai pembicara. Pada Kesempatan tersebut saya terkesan dengan kalimat beliau yaitu :

“Kita di Hari Akhirat tidak akan ditanya seberapa banyak mengkafirkan orang, akan tetapi kita akan ditanya seberapa banyak memberikan syiar kepada seseorang untuk masuk Islam dan berbuat baik.”

Kalimat tersebut merupakan ringkasan dari pengalaman kehidupan beliau yang penuh dengan liku dan gejolak pemikiran yang luar biasa, yang bias dijadikan renungan bagi seluruh dai dan aktifis organisasi Umat Islam di Indonesia dan bahkan dunia, bahw atugas utama adalah menyebarkan syiar Islam yang penuh cinta dan kasih sayang, bukan mengkafirkan dengan fitnah dan kebencian.
Pengalaman dr. Najih Ibrahim yang sangat panjang dalam Gerakan Islam, mendorong saya untuk mengundang beliau kembali sebagai pembicara dalam Asian Ambassador Meeting, pada awal tahun 2015, di mana KBRI Cairo menjadi tuan rumahnya. Pada kesempatan tersebut, dr. Najih Ibrahim di depan seluruh duta besar Negara Asia di Mesir menyampaikan akan bahaya paham-paham takfiri yang hanya mendorong Umat Islam untuk saling memusuhi dan meneror, seperti ISIS yang memusuhi seluruh pihak yang berbeda dengannya termasuk Al Qaeda, yang sebelumnya merupakan induk ISIS.
Buku ‘Inspirasi Moderasi’ yang ada di tangan pembaca ini, memberikan gambaran akan pentingnya memahami Islam sebagai agama yang penuh cinta dan kasih sayang, seperti yang dicontohkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW. Kita perlu bersyukur hidip di Indonesia yang damai nan indah, sehingga harus kita rawat dengan melestarikan dan menjaga ketentraman. AAMIIN..




Jakarta, Oktober 2018



Emoticon