PPKN dalam Kerangka Pendidikan Nasional

Thursday, May 23, 2019

Judul: PPKN dalam Kerangka Pendidikan Nasional
Penulis: Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang
Penerbit: CV. Belibis Pustaka Group
Cetakan: Desember 2018
Tebal: IV + 221 hlm
ISBN: 978-602-5653-31-5
Harga: -



Pendidikan Kewarganegaraan pada awalnya diperkenalkan di Amerika Serikat pada tahun 1790 dengan tujuan untuk meng-Amerika-kan bangsa Amerika dengan nama “Civics”. Henry Randall Waite yang pada saat itu merumuskan pengertian Civics dengan “The science of citizenship”, the relation of man, the individual, to man in organized collection, the individual in his relation to the state”. Pengertian tersebut menyatakan bahwa ilmu Kewarganegaraan membicarakan hubungan antara manusia dengan manusia dalam perkumpulan perkumpulan yang terorganisasi (organisasi social ekonomi, politik) dengan individu-individu dan dengan negara.
Sedangkan di Indonesia, istilah civics dan civics education telah muncul pada tahun 1957, dengan istilah Kewarganegaraan, Civics pada tahun 1961 dan pendidikan Kewargaan negara pada tahun 1968. (Bunyamin dan Sapriya dalam Civicus, 2005:320). Mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan masuk dalam kurikulum sekolah pada tahun 1968, namun pada tahun 1975 nama pendidikan kewarganegaraan berubah menjadi Pendidikan Moral Pancasila (PMP). Pada tahun 1994, PMP berubah kembali menjadi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)..
Buku ini mengulas perkembangan PKn dalam konteks pendidikan nasional dan perubahan peradaban manusia. Melalui kompilasi penelitian dengan sebagian besar basis metode studi kasus dari para kontributor, buku ini berusaha memaparkan berbagai jenis perkembangan dan dinamika PKn di bidang politik dan keamanan, serta sosial dan budaya. Pada bagian awal buku akan mengulas tentang akar dari keilmuan PKn serta landasan teoritisnya, menuju pertengahan buku,akan memfokuskan pada kedudukan PKn dalam kurikulum nasional serta perubahanya yang bersentuhan secara langsung dengan dinamika politik, serta pada bagian akhir di buku ini, menjelaskan tentang pengembangan PKn dalam kondisi sosial budaya masyarakat baik sebagai pembentuk good citizenship maupun penerapannya dalam pembangunan karakter.
Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyusunan buku ini. Dengan disusunnya buku ini, kami berharap mampu memberikan udara yang segar bagi pembangunan Pendidikan karakter dan Kewarganegaraan yang baik  sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Selain itu, kami tetap bercermin dari kurikulum Indonesia dari masa ke masa untuk memberikan inovasi yang secara konseptual maupun implementasi mampu mengarahkan PPKN sebagai nafas dari pembangunan mental bangsa.
Malang, Desember 2018

Penyusun



Emoticon